Kamis, 16 Juni 2016

Cara Pembuatan Paving Block Menggunakan Mesin

Pembuatan Paving Block dengan Mesin Press Hidrolik

pabrik paving block
Gambar Pabrik Paving block
        Paving block atau konblok merupakan produk dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternative untuk penutup jalan atau pengerasan permukaan lahan. Paving block sering kita dengar dengan sebutan bata beton ( concrete block ) atau conblock. Paving blok dapat digunakan untuk pengerasan dan memperindah trotoar jalan di kota-kota, paving block sekarang banyak digunakan oleh kontraktor dan developer. Di karenakan  adanya peraturan pemerintah untuk bangunan gedung ,perumahan dan lainnya.  Karena paving block bermanfaat dan berfungsi untuk resapan air dan keindahan tampilannya karena banyak model yang ditawarkan di bandingkan dengan perkerasan lahan dengan menggunakan aspal hotmix ataupun cor beton readymix. 

        Metode atau cara dalam sebuah pencetakan paving block saat ini ada dua macam cara, yaitu dengan cara pencetakan manual dan cara cetak menggunakan mesin press hidrolik. Kedua cara atau metode ini tentunya mempunyai sisi perbedaan yang sangat menonjol baik segi fisik suatu produk paving block itu sendiri maupun dari segi kekuatan atau kualitas yang dimiliki misal seberapa kuat menahan tekanan beban yang ada diatasnya.

mesin paving block
Gambar Mesin Paving Block Press Hidrolik
Di pabrik paving block INDONUSA CONBLOCK, paving block dan grass block paving yang kami produksi adalah dengan menggunakan mesin paving block system press hidrolik. Kenapa? Karena Indonusa Conblock memprioritaskan produk produk yang berkualitas dan kuat tekan paving block yang tinggi sehingga produk yang dihasilkan lebih awet, kuat, tahan lama dan pelanggan yang memakai jasa serta produk kamipun akan merasa puas.
 
          Adapun untuk proses produksi paving block dengan menggunakan mesin press hidrolik adalah sebagai berikut :
  1. Menyiapkan pasir yang halus atau pasir yang sudah di saring terlebih dahulu 
  2. Sisa pasir yang sudah difilter dicampur dengan semen dan diaduk hingga merata lalu ditambahkan air 
  3. Campuran sisa pasir, air dan semen tersebut diaduk kembali hingga merata untuk  selanjutnya siap digunakan sebagai bahan pembuat paving block 
  4. Adukan yang sudah siap untuk digunakan lalu ditempatkan di mesin pencetak paving block dengan menggunakan sekop dan dengan waktu yang bersamaan boleh ditambahkan pasir hasil hasil filter tadi 
  5. Dengan menggunakan lempengan besi khusus tersebut dipress atau ditekan hingga padat dan merata 
  6. Paving block yang mentah atau baru dicetak tersebut untuk selanjutnya dikeluarkan dari mesin cetak dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan mesin pencetak 
  7. Lalu papan tersebut dikeluarkan secara otomatis menggunakan conveyor pallet transfer, sehingga paving block yang baru cetak tersebut keluar dari alat cetaknya 
  8. Proses berikutnya yaitu proses curing dan pengeringan, dimana paving block mentah atau baru cetak tersebut dijemur dibawah terik matahari atau dianginkan untuk jangka waktu beberapa hari lalu disiram secara rutin pada masa perawatan selama 28 hari sehingga didapat paving block yang sudah matang dan siap untuk dipasarkan. 
        Demikian gambaran pengertian paving block serta tahap-tahap pembuatannya yang diproduksi di pabrik paving block Indonusa dengan metode menggunakan mesin paving block press hidrolik. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar