Jumat, 10 Juni 2016

Definisi Beton Precast atau Beton Pracetak

Pengertian Beton Precast / Beton Pracetak


beton precast pracetak
Gambar Beton Precast U ditch
     Beton Precast atau Beton Pracetak merupakan material yang digunakan struktur bangunan yang merupakan suatu bagian dari konstruksi dan terbuat dari berbagai macam campuran agregat dan pengikat semen sehingga membuat bangunan anda menjadi kokoh dan dapat menahan beban yang berat. Untuk menciptakan sebuah beton yang kokoh maka dibutuhkan bahan – bahan yang berkualitas dan memiliki campuran komposisi yang ideal.

     Mutu ukuran relatif dari kebendaan. Secara umum mutu produk atau jasa adalah sesuatu yang dapat memenuhi atau melebihi espektasi pelanggan. Bisa disebut sebenarnya mutu adalah kepuasan pelanggan. Namun berbeda dengan mutu yang akan kita bahas berikut ini. Dalam hal ini kita akan membahas mutu yang ada dalam sebuah produk dalam hal ini adalah beton. Mutu pada beton memiliki arti yaitu kualitas atau kekuatan karakteristik yang terkandung pada betin tersebut. Mutu pada beton memiliki beberapa jenis satuan seperti satuan K, FC dan lain – lainnya. Namun satuan yang sering digunakan khususnya di Indonesia adalah satuan K. Mutu beton K adalah kuat tekan karakterisitik beton.

     Kualitas dan mutu beton precast adalah ukuran kekuatan untuk material beton yang di bagi menjadi beberapa tingkatan, mulai dari K-100 sampai K-500, dengan keterangan K yaitu kuat tekan karakteistik beton untuk per cm2 dan angka 100 - 500 menunjukan berat yaitu Kg ( kilogram ). Maka arti dari mutu beton K-100 yaitu mempunyai minimum kekuatan beton 100 Kg/cm2.


Mutu beton pracetak pun dibagi menjadi III kelas, dari mulai K-100 hingga K-500.

  1. Beton Kelas I : K-100 K-125 K-150 K-175 dan K-200 
  2. Beton Kelas II : K-225, K-250, dan K-275 
  3. Beton Kelas III : K-325, K-350, K-375, K450, dan K-500.
     Untuk Beton kelas satu biasa digunakan bukan untuk pekerjaan struktur. Untuk Beton kelas II banyak digunakan untuk pekerjaan struktur seperti jalan, pondasi, kolom dll. Sedangkan untuk Beton kelas III adalah beton khusus yang biasanya digunakan untuk menahan beban yang lebih berat dari kelas beton sebelumnya, bisa digunakan untuk area parkir truck tronton, lantai jembatan, landasan pesawat dan lain sebagainya.
      
     Perbedaan kelas atau mutu beton dipengaruhi oleh komposisi olahan atau campuran bahan yang digunakan untuk mencetak beton tersebut. Bahan – bahan yang digunakan sebagai olahan atau campuran untuk mencetak beton tersebut diantaranya adalah pasir, semen, air dan kerikil.
     
     Beberapa contoh produk beton precast diantaranya yaitu : Paving, Kanstin, U Ditch, Gorong gorong Beton, Box Culvert, Pagar Panel Beton, Panel Lantai, Beton Ringan, Paku Beton, Sheet Pile Beton, Road Barrier, Pembatas Jalan dan sebagainya.
     
     Itulah sekilas rangkuman mengenai kualitas dan mutu pada beton yang barangkali berguna untuk memperluas pengetahuan kita mengenai beton serta mutu ataupun kualitas beton, kelas – kelas beton, kegunaan beton agar bisa dijadikan pengetahuan dasar untuk dapat menggunakannya sebagai acuan dalam memilih beton dengan berbagai macam kualitas dan mutunya sesuai kebutuhan yang akan digunakan.

0 komentar:

Poskan Komentar